Cara Instalasi Joomla! Secara Manual
February 26, 2007 – 9:29 amads by: Dapurhosting.com
Silahkan ikuti urutan instruksi di bawah ini untuk melakukan instalasi Joomla secara manual.
Database Setup
Login ke cPanel dan klik pada link MySQL Databases. Cari tombol “Create Database”. Di sini tempat membuat database MySQL web Joomla yang akan diinstal untuk menyimpan arikel, berita, comment, pools, dan lain-lain. Pilih nama yang sederhana dan mudah diingat seperti Joomla. Masukkan nama database dan tekan tombol “Create Database.
Setelah berhasil membuat database, anda perlu memastikan bahwa web Joomla dapat mengaksesnya. Untuk itu dibutuhkan user MySQL yang memiliki hak akses ke database tersebut.
Silahkan navigasikan cPanel ke cPanel > MySQL Databases dan cari tombol “Create User”. Masukan username dan password untuk user MySQL. Supaya untuk Create diingat, masukkan username sesuai dengan nama database Joomla. Catat username dan password anda. Tekan tombol “Create User”.
Setelah membuat user, sekarang tinggal memberi user hak akses untuk database Joomla. Di cPanel > MySQL Databases, cari dua drop-down untuk user dan database, pilih Joomla database dan user yang baru dibuat dan set Privileges ke ALL dan tekan “Add User to Database”
Upload Files
Database sudah online dan tinggal diisi data. Yang harus dilakukan sekarang adalah upload file-file Jommla ke account anda. Kunjungi web Joomla di www.joomla.org dan download file yang terbaru. Extrak file tersebut ke komputer. Lalu jalankan aplikasi FTP dan upload ke direktori yang diinginkan. Kalau ingin menjadikan Joomla sebagai web utama silahkan upload file-file Joomla ke dalam direktori public_html supaya Joomla dapat diakses melalui http://yourdomain.com/
public_html/index.php
public_html/installation/
public_html/components/
etc.
Jika anda ingin install Joomla di sub-directory, buat sebuah direktori di dalam public_html dan upload semua file ke direktori tersebut. Untuk contoh, jika Joomla ingin diinstal ke http://www.yourdomain.com/joomlasite/, silahkan buat direktori public_hmtl/joomlasite dan upload file-file Joomla ke situ yang nantinya akan akan kelihatan seperti:
public_html/joomlasite/index.php
public_html/joomlasite/components/
etc.
Next step…. Buat secangkir kopi dan tunggu file-file selesai diupload. Happy waiting.
Instalasi
Setelah semua file berhasil diupload, sekarang tinggal diinstal. Buka browser dan kunjungi alamat dimana Joomla anda diupload. Kita akan mengambil asumsi bahwa Joomla akan digunakan sebagai web utama, jadi ketik www.yourdomain.com di browser. Langkah-langkah instalasi sangat mudah dan dijelasakan dengan detail, jadi kita akan membahas hal yang penting di detail instalasi.
Pre-installation Check
Anda akan mendapat peringatan mengenai Register Globals yang diset on. Jangan khwatir, ini tidak akan jadi masalah nantinya. Klik “Next” untuk melanjutkan.
License
Lisensi Joomla berdasarkan GPL. Silahkan baca aturan lisensi dan klik “Next” untuk melanjutkan.
Step 1
MySQL database configuration: Anda harus memberitahu Joomla bagaimana mengakses databasenya. Tidak lama sebelum ini, saya harap tidak lama, anda diminta untuk membuat database MySQL dan user. Silahkan masukkan detail yang ke dalam textbox yang telah disediakan.
Catatan:
Nama database dan username akan diberi prefiks “username_” dimana username ini diambil dari login cPanel.
Jangan lupa passoword user MySQL case-senditive.
Untuk textbox “Host Name” masukkan nilai “localhost”. Nilai yang lain tidak perlu diganti. Tekan “Next” dan popup akan muncul untuk mengkonfirmasikan informasi yang telah anda masukkan. Jangan khawtir kalau ada sekasalah pada saat instalasi, anda akan dibawa kembali ke halaman yang belum benar. Klik “OK”.
Step 2
Site Name: masukkan nama untuk website anda, sebagai contoh “My Personal Joomla Webiste”
Step 3
Bagian ini alah bagian terpenting dari instalasi Joomla, dimana anda diminta untuk mengkonfirmasikan alamat URL dan system path untuk file-file. Jangan ganti nilai-nilai tersebut kecuali anda tahu apa yang anda inginkan dan apa yang lakukan.
Masukkan alamat email anda di “Your e-mail”. Tenang ini tidak menyebabkan inbox anda penuh terisi oleh SPAM dan alamat email ini tidak akan muncul di halaman website. Email disini berguna untuk mengirimkan password kalau anda lupa password dan pemberitahuan akan event-event yang terjadi di web anda.
Masukkan password administrator di “Admin Password”. Dan jangan ganti settingan yang lain.
Step 4
Yup…! Joomla anda sebentar lagi online. Catat username administrator dan password, ini sangat penting. Sebelum dapat mengakses web Joomla, anda harus menghapus direktori “installation” yang ada di direktori Joomla. Hapus direktori tersebut dari FTP atau cPanel > File Manager. Setalah direktori ini dihapus, Joomla anda akan online.
Congratulations!
Jika anda telah membuat webiste Joomla di komputer lokal dan ingin upload ke web hosting. Silahkan kunjungi artikel Upload Joomla Lokal Ke Hosting
Share This







5 Responses to “Cara Instalasi Joomla! Secara Manual”
Kalau mengikuti semua petunjuk diatas, kemungkinan Anda tidak akan mengakses situs joomla baru Anda. Ada satu hal yang ketinggalan oleh penulis. Setelah langkah keemapt maka akan muncul boxs dengan petunjuk
Your configuration file or directory is not writeable, or there was a problem creating the configuration file. You’ll have to upload the following code by hand. Click in the textarea to highlight all of the code.
Ini dikarenakan file configuration.php yang masih bernama configuration.php-dist.
By dstudio on Jun 8, 2007
Lanjutannya…
ganti nama file configuration.php-dist menjadi configuration.php dan copy code yang ada dalam box tadi, paste di configuration.php lalu upload…. setelah itu hapus file instalation … and eng ing eng… your joomla is online…
By dstudio on Jun 8, 2007
aku sedang belajar bagaimana caranya membuat user name dan pasword di joomla
By henny on Aug 28, 2007
tanya dong bagaimana kalau kita sudah buat joomla di standalone server, apa saja yang harus diganti konfigurasinya biar kita tidak perlu install joomla lagi
By endrat on Sep 13, 2007
..apakah bisa menggunakan Joomla untuk mengedit bila tidak terkoneksi dgn internet (offline).
Jika bisa, bagaimana caranya?
By skyrider on Feb 25, 2008